Studi Pengelolaan Sekolah Bermutu

SMAN 1 Bali Mandara dikenal sebagai sekolah negeri, gratis, dan berbasis boarding school yang seluruh input siswanya berasal dari keluarga tidak mampu dan memiliki NEM rendah di jenjang sebelumnya.  Namun dengan menerapkan pembelajaran yang sangat efektif dan efisien, sekolah yang didirikan pada tahun 2011 ini ini mampu melahirkan insan-insan berkarakter dan berprestasi, mengubah siswa from zero to hero. Sebut saja, sampai dengan tahun pelajaran 2018/2019 dari jumlah alumni 489 orang, sebanyak 221 orang diterima di perguruan tinggi negeri, 218 orang di perguruan tinggi  swasta, dan 8 orang melanjutkan pendidikan di luar negeri. Segudang prestasi telah diraih oleh para siswa, baik di tingkat nasional bahkan internasional. Dan juga sekolah ini mendapat penghargaan juara 1 Best Practice implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal di Provinsi Bali.

Sebagai lembaga yang mengawal penjaminan mutu, LPMP DKI Jakarta perlu menggali lebih dalam untuk mengetahui proses yang berlangsung di SMAN 1 Bali Mandara dalam mengendalikan pelaksanaan standar mutu sekolah, mengelola peserta didik sehingga terbangun motivasi, potensi dan kompetensi serta penerapan SPMI di sekolah.  Untuk itu, LPMP DKI Jakarta melaksanakan studi tiru ke SMAN 1 Bali Mandara pada tanggal 13 Desember 2019. Rombongan dari DKI Jakarta ini terdiri dari perwakilan sekolah binaan LPMP DKI Jakarta dalam penerapan SPMI, sekolah pendampingan Pengembangan Pembelajaran Kurikulum 2013, perwakilan seksi dan subbag umum di lingkungan LPMP DKI Jakarta beserta widyaiswara dan PTP.

Misi sekolah yang disebut “BALI”, merupakan singkatan dari 4 misi yang ditetapkan, yaitu to BUILD character, moral values, academic and lifeskills (membentuk karakter, nilai-nilai moral, kemampuan akademik, dan kecakapan hidup) , to raise AWARNESS about local and global issues (meningkatkan kepedulian terhadap isu lokal dan global), to nurture LEADERSHIP values (menanamkan nilai-nilai kepemimpinan), to serve INTERSHIP in community through community service and enterpreneurship programs (melayani masyarakat melalui kegiatan pengabdian dan kewirausahaan).

Misi ini dijalankan dalam program sekolah yang holistik. Program holistik pendidikan di SMAN 1 Bali Mandara membuat siswa untuk aktif dalam mengembangkan potensi, minat, bakat, dan pertumbuhan pribadi. Program Learning to Live (L2L), kewirausahaan dan kepemimpinan. Program L2L berfokus pada peningkatan kecakapan hidup siswa serta memajukan bakat mereka di bidang non-akademis. Hal ini dibagi menjadi empat program: personel wellbeing, seni dan kreativitas, pelayanan masyarakat, dan kewarganegaraan global.

Penjelasan Kepala Sekolah SMAN 1 Bali Mandara, I Nyoman Darta, tentang sekolah yang dipimpinnya membuat semua terkesima. Karakter siswa dibangun dengan melakukan motivasi dengan pendidikan kesadaran. Siswa didorong untuk membuang hambatan yang dirasakan dan menetapkan cita-cita. Siswa juga dikuatkan kemampuannya dalam membaca, menulis dan berhitung (calistung). Konsep motivasi yang dikembangkan Pak Nyoman adalah konsep memanah yaitu menarik mundur anak panah untuk kemudian dilepaskan agar melesat jauh membidik sasaran dengan tepat. Ini menjadi alasan mengapa semua siswa baru di SMAN 1 Bali Mandara dalam 1 bulan mendapat latihan-latihan dasar, mengulang kembali yang sudah dipelajari untuk kemudian dikuatkan. Berdasarkan pengalaman beliau, hampir 95% siswa baru masih terkendala calistung sehingga para siswa dikuatkan dulu kemampuan awalnya baru mengikuti seluruh proses pembelajaran di sekolah.

Yang unik adalah apa yang disampaikan Kepala Sekolah, “Kami tidak melakukan sesuatu yang besar tapi sesuatu yang kecil. Kami mulai melakukan hal-hal kecil secara terus menerus dengan keikhlasan sebagai rasa syukur atas anugerah dari Sang Pencipta”.  Kesungguhan hati kepala sekolah dan tim guru telah mengubah pandangan bahwa siswa miskin dan memiliki kecerdasan intelektual normal ke bawah tidak dapat meraih prestasi yang luar biasa, menjadi terpatahkan.

Praktik baik yang telah dilakukan di SMAN 1 Bali Mandara selama kurang lebih 8 tahun beroperasi sungguh makin membuat takjub.

  1. Membangun jejaring pendidikan berkelanjutan

Tim sekolah yang terdiri dari kepala sekolah dan dewan guru berupaya terus menerus mencari universitas/perguruan tinggi yang mau menerima lulusan SMAN 1 Bali Mandara dengan menanggung biaya hidup dan kuliahnya.

  1. Optimalisasi auditor internal

Dalam rangka meningkatkan efektifitas implementasi sistem penjaminan mutu internal, dilakukan optimalisasi tim auditor internal yang dibentuk dengan SK Kasek, bertugas untuk mengawal semua tahapan SPMI mulai dari perencanaan sampai penyusunan strategi baru. Tim auditor ini bekerja secara rutin dan mempunyai target-target yang telah disusun setiap tahunnya.

  1. One student one research

Di SMAN 1 Bali Mandara, ditambahkan satu syarat kelulusan yaitu setiap siswa harus menghasilkan 1 hasil penelitian. Siswa mulai melakukan penelitian dari kelas XI dan dibimbing oleh guru yang relevan dengan penelitian yang dilakukannya.

  “lakukan hal kecil, konsisten dan komitmen, ikhlas dan penuh kasih sayang, lihatlah hasilnya”
Bagikan ..

Eyoni Maisa

Bagikan ..