Rapat Koordinasi, Langkah Awal mensukseskan Pelaksanaan Asesmen Nasional 2021

Asessmen Nasiona (AN), sebagai terobosan program merdeka belajar khususnya evaluasi kinerja sekolah  akan dilaksanakan pada bulan September s.d. Oktober tahun 2021 oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Pelaksanaan AN akan melibatkan beberapa unsur mulai dari Dinas Pendidikan, Kementerian Agama dan LPMP Provinsi DKI Jakarta sebagai salah satu UPT dibawah Kemendikbud. Sebagai langkah awal maka diselenggarakan rapat Koordinasi antara LPMP DKI Jakarta, Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, Kementerian agama di Hotel Mercury pada tanggal  3 dan 4 Mei 2021.

Dalam Rapat Koordinasi ini nara sumber dari Pusmenjar yang diwakili oleh  Bapak Handaru Catu Bagus, Koordinator  Substansi  Inovasi Penilaian Pendidikan menyampaikan materinya tentang Asesmen Nasional. Beliau menyampaikan Asesmen Nasional adalah program penilaian terhadap mutu setiap sekolah, madrasah, dan program kesetaraan pada jenjang dasar dan menengah. Mutu satuan pendidikan dinilai berdasarkan hasil belajar murid yang mendasar (literasi, numerasi, dan karakter) serta kualitas proses belajar-mengajar dan iklim satuan pendidikan yang mendukung pembelajaran.

Informasi-informasi tersebut diperoleh dari tiga instrumen utama, yaitu Asesmen Kompetensi Minimum (AKM), Survei Karakter, dan Survei Lingkungan Belajar. Asesmen Nasional menghasilkan informasi untuk memantau (a) perkembangan mutu dari waktu ke waktu, dan (b) kesenjangan antar bagian di dalam sistem pendidikan (misalnya kesenjangan antarkelompok sosial ekonomi dalam satuan pendidikan, kesenjangan antara satuan Pendidikan negeri dan swasta di suatu wilayah, kesenjangan antardaerah, atau pun kesenjangan antarkelompok berdasarkan atribut tertentu).

Asesmen Nasional bertujuan untuk menunjukkan apa yang seharusnya menjadi tujuan utama satuan pendidikan, yakni pengembangan kompetensi dan karakter murid. Asesmen Nasional juga memberi gambaran tentang karakteristik esensial sebuah satuan pendidikan yang efektif untuk mencapai tujuan utama tersebut. Hal ini diharapkan dapat mendorong satuan pendidikan dan Dinas Pendidikan untuk memfokuskan sumber daya pada perbaikan mutu pembelajaran

Acara rakor dilanjutkan dengan saling mengoordinasikan program kerja dari masing-masing satker yang merupakan rangkaian kegiatan Asesmen Nasional. Materi berisi sharing progress kegiatan persiapan ANBK di tiap-tiap instansi seperti Pelatihan Proktor, Pembentukan Posko AN, Pendampingan Tindak Lanjut AN, Pengawasan AN, Diseminasi Hasil AN.hingga penentuan sasaran  AN untuk tahun 2021.  Rangkaian kegiatan ini di fasilitasi oleh Bapak Junaedi, S.Pd, MM dari Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, Dr. Supadi, M.Pd dari  Kanwil Kemenag dan Nurjaman dari SMAN 61 Jakarta dan Upi Purnamasari, Widyaprada Ahli Muda LPMP Provinsi DKI Jakarta.

   

Selanjutnya di hari kedua dilakukan sinkronisasi penetapan sasaran dan waktu kegiatan untuk setiap program kegiatan yang terkait AN yang telah dibuat di LPMP Provinsi DKI Jakarta berdasarkan masukan dari tim Dinas Pendidikan Provinsi atau Kab/Kota dan Kanwil Kemenag. Sinergi dan koordinasi ini bertujuan untuk menginventarisi kebutuhan program-program prioritas dari masing-masing instansi, menghindari sasaran kegiatan yang ganda dan mengeksplorasi permasalahan-permasalahan yang ada ataupun yang mungkin timbul dalam pelaksanaan kegiatan AN serta pemecahan masalahnya.

Akhirnya, kegiatan Rapat Koordinasi yang dibuka oleh Rina Harjanti, S.Si. M.Pd, Kasubag TU LPMP DKI Jakarta dan ditutup oleh Ibu Uswatun Hasanah, SE.M.Ak, Koordinator Fungsi Sistem Informasi berharap hasil dari Rakor ini dapat ditindaklanjuti oleh instansi masing-masing sesuai kewenangan dan tugas fungsinya masing-masing demi menyukseskan pelaksanaan AN Tahun 2021. (DSL)

Bagikan ..

Noor Fatimah

Bagikan ..