“Program Sekolah Penggerak: Bergerak Bersama Menuju Pendidikan Berkualitas”
Oktora Melansari, S.Sos, MA

Program Merdeka Belajar episode ke-7 yang diluncurkan Kemdikbudristek, yakni Program Sekolah Penggerak (PSP) merupakan penyempurnaan program transformasi sekolah sebelumnya, sebagai upaya untuk mewujudkan visi Pendidikan Indonesia yang maju, berdaulat, mandiri, dan berkepribadian melalui terciptanya Profil Pelajar Pancasila. Program ini akan mengakselerasi sekolah negeri/swasta di seluruh kondisi sekolah, untuk bergerak 1-2 tahap lebih maju dengan cara memberikan intervensi pendampingan yang dilakukan selama 3 tahun ajaran. Ada lima intervensi yang akan dilakukan di sekolah penggerak, yaitu: 1) Pendampingan konsultatif dan asimetris; 2) Penguatan sumber daya manusia di sekolah; 3) Pembelajaran dengan paradigrma baru; 4) Perencanaan Berbasis Data, dan 5) Digitalisasi sekolah.

Pada tahun ajaran 2021/2022, sasaran PSP pada tahap 1 Provinsi DKI Jakarta sebanyak 55 sekolah dari wilayah Kota Jakarta Selatan dan Jakarta Timur. Saat ini PSP Angkatan 1 berada pada tahap implementasi di satuan pendidikan.

Seiring dengan pendampingan yang sedang berjalan untuk Sekolah Penggerak Tahap 1, pada tanggal 12 s.d 13 Oktober 2021, LPMP Provinsi DKI Jakarta telah melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Fasilitasi Program Sekolah Penggerak secara blended learning. Petugas monev dari LPMP Provinsi DKI Jakarta mengikuti kegiatan di Hotel Kartika One, Srengseng Sawah, Jakarta Selatan dengan sasaran kegiatan yang berasal dari unsur Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, Sudin Pendidikan, Koordinator Pengawas, dan Kepala Sekolah Penggerak Angkatan 1, yang berjumlah 91 orang mengikuti kegiatan ini secara daring. Kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan monev dengan cara kunjungan ke sekolah sasaran.

Berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi Fasilitasi Program Sekolah Penggerak yang dilaksanakan, ada beberapa kendala yang dihadapi oleh sekolah antara lain: 1) Pendampingan oleh Pelatih Ahli (PA) yang belum maksimal, 2) Pemahaman yang belum utuh dari tim sekolah terkait kurikulum operasional satuan Pendidikan, 3) Teknik Penilaian dalam penerapan pembelajaran dengan paradigma baru, 4) Keterbatasan guru dalam memfasilitasi proyek penguatan pelajar Pancasila, dan 5) penggunaan akun belajar.id yang belum optimal. Untuk itu LPMP Provinsi DKI Jakarta melaksanakan Bimbingan Teknis Bagi Sekolah Penggerak Angkatan 1 tahun 2021 secara daring pada tanggal 2 s.d 4 November 2021.

Kegiatan yang diikuti oleh 167 peserta dari unsur Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, Suku Dinas Pendidikan, Kepala Sekolah PSP, Guru Komite Pembelajaran, dan LPMP Provinsi DKI Jakarta dibuka secara resmi oleh Kepala LPMP Provinsi DKI Jakarta, Moch. Salim Somad, S.Kom, M.Pd. Dalam sambutannya pada pembukaan kegiatan, Beliau berharap semoga dengan Bimtek ini para peserta akan lebih semangat mendukung pelaksanaan Program Sekolah Penggerak dan meningkatkan sinergitas untuk peningkatan mutu pendidikan.

   

Wakil Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, Purwosusilo, M.Pd, dalam arahannya menegaskan bahwa Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta akan terus mengembangkan budaya PSP agar semua tenaga kependidikan dan stakeholder mendukung PSP sehingga tercipta ekosistem pendidikan yang mampu menjadikan generasi saat ini menjadi generasi emas.

Untuk memberikan penguatan kepada sekolah dalam mengimplementasikan program sekolah penggerak serta memberikan solusi dan rekomendasi terhadap kendala dan hambatan yang dihadapi sekolah dalam pelaksanaan program sekolah penggerak, kegiatan Bimtek ini menghadirkan narasumber –narasumber yang mumpuni di bidangnya dipandu para moderator hebat dari unsur PTP dan Widyaprada LPMP Provinsi DKI Jakarta.

Hari pertama diisi dengan materi Pengembangan Kurikulum Operasional di Satuan Pendidikan dengan narasumber Nur Rofika Ayu Shinta Amalia, S.Si (Pusat Kurikulum dan Buku Balitbang, Kemdikbudristek). Kemudian di hari kedua, Andi Sulistiyono, S. Kom (Pusat Data dan Teknologi Informasi, Kemdikbudristek) menyampaikan materi Pemanfaatan akun belajar.id, dilanjutkan dengan materi Asesmen pada kurikulum operasional sekolah dengan narasumber Dr. Susanti Sufyadi, S.Pd, MA (Pusat Asesmen dan Pendidikan, Kemdikbudristek). Hari terakhir masih dengan narasumber yang sama dengan materi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila yang kemudian dilanjutkan dengan sharing pengalaman/praktik baik Implementasi PSP oleh Kepala Sekolah TK QLC, SLBN 12, SDN Jagakarsa 09, dan SMPN 109.

 

Sebelum menutup kegiatan Koordinator Fungsi FPMP dan KPMP, Widyatmo, M.Pd, juga memaparkan alasan Bimtek penguatan implementasi program Sekolah Penggerak Angkatan 1 ini dilakukan. Ada 5 hal yang diberi penguatan: Pertama, pentingnya Pelatih Ahli mengetahui secara teknis terkait hal-hal yang dibutuhkan kepala sekolah dan guru dalam mengimplementasikan program sekolah penggerak di sekolahnya; Kedua, tentang bagaimana KOS disusun dengan menganalisis karakteristik satuan pendidikan yang meliputi sosial budaya, letak geografis, siswa, orang tua, guru, dan seluruh aspek yg ada di satuan pendidikan; Ketiga, tentang penilaian dalam program sekolah penggerak yang meliputi asesmen diagnostik, asesmen formatif, dan asesmen sumatif dapat diimplementasikan guru dalam mengelola pembelajaran di kelas; Keempat, tentang penguatan projek profil pelajar pancasila yang memiliki 9 tema, bagaimana project tersebut disusun dan diimplementasikan dengan melibatkan beberapa mata pelajaran; dan Kelima, optimalisasi pemanfaatan akun belajar.id sebagai cerminan dari digitalisasi sekolah yg menunjang proses belajar menjadi menyenangkan.  Sebagai penutup, Widyatmo menegaskan bahwa LPMP Provinsi DKI Jakarta siap mengawal dan mendampingi sekolah melalui kegiatan-kegiatan fasilitasi yang akan mendukung implementasi PSP.

Tetap semangat, tetap bergerak untuk maju bersama …!!

Makan rengginang rasa opak

Makannya depan kelas

Bersama kita wujudkan

Program Sekolah Penggerak yang tuntas berkualitas.

(Moch. Salim Somad)

 

Link Youtube Bimtek PSP: http://www.youtube.com/watch?v=XqpSfElAskc

http://www.youtube.com/watch?v=lq07tOTBnzY

 

Testimoni Kegiatan:

Sulartinah, Pengawas SD Jakarta Selatan :Selama 4 bulan sekolah sudah mengimplementasikan PSP yang benar-benar “merdeka” karena belum ada panduan, contoh RPP, Modul, dan lain-lain. Dengan adanya Bimtek yang diwadahi LPMP adalah yang ditunggu-tunggu untuk mengimplementasikan PSP yang sesungguhnya. Harapan ke depan, semoga LPMP dapat selalu menjembatani antara pemerintah dengan sekolah agar teori yang sudah didapat sesuai dengan aksi yang harus dilakukan.

Purwantini, SD Angkasa 4: Apresiasi luar biasa untuk LPMP karena melalui Bimtek ini LPMP dapat mewadahi dan menjawab semua pertanyaan yang belum terjawab saat mengimplementasikan PSP.

 

Foto Monev PSP, Kunjungan ke sekolah

Bagikan ..

Noor Fatimah

Bagikan ..