Pendampingan Sebagai Upaya Pengembangan Budaya Mutu Sekolah Dasar

Seperti halnya dua tahun sebelumnya, tahun ini pun LPMP DKI Jakarta kembali melaksanakan pendampingan ke sekolah sebagai upaya pengembangan budaya mutu sekolah, khususnya Sekolah Dasar di DKI Jakarta. Seperti apa pelaksanaan tahun ini mari kita bahas dari awal.

Apa itu pengembangan budaya mutu sekolah?

Budaya mutu sekolah merupakan faktor penting dalam pendidikan untuk membentuk siswa menjadi manusia yang berakhlak  mulia, jujur, bertanggungjawab, optimis, berani, terampil, berperilaku kooperatif, ulet, disiplin,  dan berintegritas. Sekolah yang memiliki keunggulan budaya mutu dapat dilihat dari beberapa variabel yang mempengaruhinya, yaitu manajemen sekolah, proses pembelajaran, kegiatan ekstrakurikuler,  kinerja perpustakaan, dan pelayanan kesehatan melalui usaha kesehatan sekolah.

Pengembangan budaya mutu sekolah merupakan upaya untuk mewujudkan sekolah berbudaya mutu dengan memberikan perhatian pada 1)  perencanaan yang terukur, 2) pengorganisasian yang jelas, 3) pelaksanaan yang efektif  dan efisien, 4) melakukan  monitoring  dan evaluasi kemajuan secara berkelanjutan.

Pengembangan budaya mutu sekolah merupakan tugas dan tanggung jawab kepala sekolah, selaku pemimpin pendidikan. Namun demikian, pengembangan budaya mutu sekolah mempersyaratkan adanya partisipasi seluruh personil sekolah dan stakeholder, termasuk orang tua siswa, dan oleh karena itu, secara manajerial pengembangan budaya mutu sekolah menjadi tanggung jawab kepala sekolah, sedangkan secara operasional sehari-hari menjadi tugas seluruh personil sekolah dan stakeholder terkait.

Mengapa perlu dilakukan pendampingan?

Untuk mewujudkan budaya mutu di sekolah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, melalui Direktorat  Pembinaan Sekolah Dasar telah melaksanakan berbagai program peningkatan budaya mutu baik melalui penguatan pembelajaran yang bermutu, perbaikan sarana dan prasana, penataan manajemen sekolah, penguatan pendidikan karakter, gerakan literasi sekolah, program sekolah sehat, optimalisasi kinerja perpustakaan, dan berbagai program lainnya, hingga menyelenggarakan Lomba Budaya Mutu Sekolah.

 LPMP DKI Jakarta, sebagai Unit Pelayanan Teknis (UPT) dibawah Kemdikbud, memiliki tugas untuk memastikan bahwa sekolah sekolah melaksanakan penjaminan mutu dalam penyelenggaraan pendidikannya dalam upaya memenuhi Standar Nasional Pendidikan (dengan kata lain, sekolah sekolah melakukan upaya upaya untuk mewujudkan sekolah berbudaya mutu dalam rangka terselenggaranya layanan pendidikan yang berkualitas), maka LPMP DKI Jakarta perlu melakukan kegiatan pendampingan.

Kegiatan pendampingan ini dilakukan untuk membantu sekolah dalam mengembangkan  budaya mutu secara sistematis dan berkelanjutan melalui peningkatan budaya mutu pembelajaran, budaya mutu manajemen berbasis sekolah dan budaya mutu penyelenggaraan ekstrakurikuler dan usaha kesehatan sekolah dengan mengoptimalkan sumberdaya yang dimiliki oleh sekolah, berkolaborasi dengan sekolah laiinya dan bekerjasama dengan instasi/lembaga/Dunia Usaha dan Industri.

Apa indikator keberhasilan program pendampingan ini ?

Sekolah mana saja yang didampingi tahun ini ?

Sekolah yang didampingi oleh LPMP DKI Jakarta tahun 2019 ini ada 30 Sekolah Dasar  yang memiliki nilai akreditasi B/A, direkomendasikan oleh Pengawas Pembinanya dan Dinas Provinsi DKI Jakarta, yaitu:

 

Jakarta Barat : SDN Semanan 13 Petang, SDN Jelambar 06 Pagi, SDN Angke 06 Pagi, SDN Mangga Besar 07, SDN Jembatan Besi 03 Pagi, SDN Duri Kepa 17, SDN Duri Kosambi 07
Jakarta Pusat : SDN Petamburan 03 Pagi, SDN Johar Baru 04 Petang, SDN Sumur Batu 15 Petang
Jakarta Selatan : SDN Grogol Utara 09 Pagi, SDN Cipete Utara 01 Pagi, SDN Tanjung Barat 03 Pagi, SDN Ulujami 01 Pagi, SDN Pejaten Timur 11, SDN Kebayoran Lama Utara 01 Pagi
Jakarta Timur : SDN Cipayung 05, SDN Kramat Jati 16, SDN Pinang Ranti 07 Pagi, SDN Rawamangun 05,  SDN Lubang Buaya 09, SDN Duren Sawit 14, SDN Makasar 03, SDN Cipinang Cempedak 05,  SDN Malaka Sari 13, SDN Utan Kayu Utara 01, SDN Pulo Gadung 09 Pagi
Jakarta Utara : SDN Semper Barat 03 Pagi, SDN Tugu Utara 05, SDN Semper Timur 01 Pagi

 

Siapakah yang menjadi tim pendamping?

Dalam kegiatan pendampingan ini, satu sekolah didampingi oleh satu tim pendamping yang terdiri dari tiga orang, yaitu, dari unsur Pengawas Pembina, LPMP (Widyaiswara, Pengembang Teknologi Pembelajaran dan Fungsional Umum Lainnya) dan/ Instruktur Kurikulum 2013 yang telah mengikuti pembekalan/Bimbingan Teknis Pendampingan Pengembangan Budaya Mutu Sekolah Dasar (Pola 32 JP) yang diselenggarakan oleh LPMP DKI Jakarta.

Bagaimana pola pendampingannya?

Pola  pendampingan Pengembangan Budaya Mutu Sekolah Dasar pada tahun 2019 ini adalah sebagai berikut :

Dengan pola yang sudah ditentukan ini pendampingan dilakukan oleh pendamping mulai dari bulan September s.d. November 2019.

Praktik baik apa saja yang sudah dilakukan oleh sekolah yang didampingi?

Di akhir kegiatan, dilaksanakan Seminar Praktik Baik Pengembangan Budaya Mutu Sekolah yang telah dilakukan oleh sekolah. Seminar ini adalah sebagai forum pengimbasan praktik baik  yang sudah dilakukan oleh sekolah ke sekolah lainnya (yang menampilkan kekhasan dan keunggulan masing masing sekolah) dan juga sekaligus untuk memdapatkan masukan/rekomendasi pengembangan budaya mutu selanjutnya.

Harapan dari seminar praktik baik  ini adalah untuk “berbagi dan bertumbuh” bersama dalam mewujudkan Jakarta sebagai barometer mutu pendidikan. Selain itu yang lebih penting lagi adalah  saling berbagai pengalaman, untuk mendapatkan lesson learn yg bisa “diadopsi, diadaptasi” oleh masing- masing sekolah, baik terkait: Manajemen Berbasis Sekolah, Pengelolalaan Pembelajaran, Ektrakurikuler, Perpustakaan, Sekolah Sehat, atau hal lain.

Ciri-ciri praktik baik adalah: a) sesuatu yang sudah dilakukan, b) berhasil, c) inovasi, d) sederhana yg bisa ditiru/ diadopsi/ menginspirasi sekolah lain, dan e) tersistem. Dari pendampingan dan seminar yang sudah dilaksanakan, dapat teridentifikasi praktik baik yang sudah dilaksanakan oleh sekolah sebagai berikut:

SDN Semanan 13 Petang

 

:

 

Mewujudkan Sekolah CANTIK” Cerdas, Asri, Nyaman, Terampil, Integritas dan Karakter”.
SDN Jelambar 06 Pagi

 

:

 

Mewujudkan sekolah yang “ASRI & KREASI” ASRI : (Aman,sejuk,rindang & indah), KREASI : (Kreatif, religius, ekplorasi, aktif, sportif & inovatif)
SDN Angke 06 Pagi : Mewujudkan Sekolah Ramah Anak melalui Program ASIK
SDN Mangga Besar 07 : Meningkatkan Kualitas  Pembelajaran melalui Lesson Study
SDN Jembatan Besi 03 Pagi : Mewujudkan sekolah TERPUJI (terampil, peduli, unggul, jujur, inovatif )
SDN Duri Kepa 17 : Spiritual, Wibawa, Empati,  Elegan dan Trampil
SDN Duri Kosambi 07 : Eskul berkembang,Siswa Senang,Sekolah Bangga
SDN Petamburan 03 Pagi : Wujudkan Sekolah BERSIH (Berkualitas Edukatif Ramah Sehat Inovatif Hijau)
SDN Johar Baru 04 Petang : Mewujudkan sekolah asri melalui program “B3RSERI”
SDN Sumur Batu 15 Petang : Memupuk Empati Mengejar Prestasi
SDN Grogol Utara 09 Pagi : Pojok baca kelas sebagai upaya peningkatan budaya mutu
SDN Cipete Utara 01 Pagi : Memanfaatkan lahan sekolah utk penghijauan dan laboratorium hidup
SDN Tanjung Barat 03 Pagi : Sekolah POPULER (Patriotik, Objektif, Peduli, Unggul, Literasi, Edukasi, Religius) “Membangun Siswa Berkarakter Kepanduan” TOGA Asah Ketrampilan Berfikir HOTS dan 4C
SDN Ulujami 01 Pagi : TOGA Asah Ketrampilan Berfikir HOTS dan 4C
SDN Pejaten Timur 11 : TERAMPIL ( liTErasi berKArakter Mandiri dan disiPlin)
SDN Kebayoran Lama Utara 01 Pagi : SMART (Sopan, Mandiri, Aktif, Religius, dan Terampil)
SDN Cipayung 05 : BISA karena BIASA
SDN Kramat Jati 16 : Pendidikan Inklusi, Mengasah Empati dan Prestasi Anak
SDN Pinang Ranti 07 Pagi : Sekolah Likuidasi (Lingkungan Kelasku penuh literasi)
SDN Rawamangun 05 : KASET ROMA (KAntin SEhaT SDN Rawamangun  nOl  liMA)..

Jargon : Kantin Sehat, Prestasi Hebat !!

SDN Lubang Buaya 09 : Outing Class Meraih Prestasi
SDN Duren Sawit 14 : Mesra Terasa (Membangun siswa Berkarakter Melalui Ekstrakurikuler  dan Pembiasaan)
SDN Makasar 03 : Gerakan Tanpa Plastik,  Sekolah Apik
SDN Cipinang Cempedak 05 : Band Tepuk Membawa Prestasi
SDN Malaka Sari 13 : SMILE (Santun, Mandiri, Integritas, Literasi, Edukatif)
SDN Utan Kayu Utara 01

 

: Budaya disiplin, Budaya kerja keras, cerdas dan ikhlas dan Budaya Kreatif
SDN Pulo Gadung 09 Pagi : Quiper School Untuk Pembelajaran
SDN Semper Barat 03 Pagi : Mainkan ‘Takraw’ Raih Prestasi
SDN Tugu Utara 05 : mewujudkan sekolah bersih dan menyenangkan melalui program SALAM
SDN Semper Timur 01 Pagi : Ciptakan generasi sehat melalui sekolah sehat .  STAR  ( Sehat, Terampil, Aktif , dan Riang )

Budaya mutu tidak bisa diraih tanpa perencanaan yang matang, konsistennsi menjalankan, dan penjaminan mutu untuk  memastikan semua program serjalan sesuai standart. Budaya mutu sebuah keniscayaan, untuk  menyiapkan anak anak  bangsa bisa menjadi tuan rumah di negeri sendiri. Anak-anak bukan sekedar sekolah, tapi jauh yang lebih penting adalah apa yang diajarkan di sekolah, dan perubaham positif apa yang diperoleh di sekolah.

Budaya mutu tidak selalu harus  dimulai dengan program program  besar, tapi bisa dimulai dari hal hal  kecil namun mampu membawa perubahan yg besar. Prestasi tidak harus diraih saat ini, prestasi tidak hanya terkait menang lomba, nilai UN dll, tapi bisa diperluas terkait perubahan perilaku positif anak merupakan bagian dari prestasi.

Pendampingan upaya membudayakan peningkatan mutu dan menjadikan prestasi adalah tradisi. (DSL)

 

Bagikan ..

Eyoni Maisa

Bagikan ..