Pedoman penulisan Jurnal Lingkar Mutu Pendidikan LPMP DKI Jakarta tahun 2020

  • Artikel Karya Tulis Ilmiah yang dikirimkan dapat berupa PTS, PTK, Experiment, Research dan Development, kecuali Best Practice.
  • Naskah belum pernah dimuat atau diterbitkan di jurnal lain dan merupakan hasil penelitian.
  • Naskah yang masuk akan diseleksi sehingga terpilih 30 artikel yang akan diterbitkan di Jurnal Lingkar Mutu Pendidikan (JLMP) LPMP DKI Jakarta Tahun 2020.
  • Penulisan naskah dengan berpedoman kepada Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI) yang Disempurnakan dan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).
  • Naskah yang dikirim disertai Biodata sebagaimana contoh terlampir. Biodata diletakkan di bawah naskah terkirim dan berada di dalam satu file.
  • Naskah yang tidak dimuat tidak akan dikembalikan.
  • Naskah diketik dengan spasi 2 pada kertas A4 berjumlah 20-30 halaman dilengkapi dengan font 12 jenis huruf Arial. Pada setiap awal paragraf ditulis menjorok 5 ketukan ke dalam atau 1 tab, sedangkan jarak antar paragraf 2 spasi.
  • Batas pengetikan naskah adalah batas kiri 4 cm, kanan 3 cm, atas 4 cm, dan bawah 3 cm.
  • Judul artikel memuat variabel penelitian, tanpa penulisan lokasi dan objek penelitian.
  • Judul yang ditulis dengan bahasa Indonesia maksimal 14 kata, sedangkan judul yang ditulis dengan bahasa Inggris maksimal 10 kata.
  • Judul diketik di tengah (center) dengan font Arial ukuran 16 pt dengan huruf kapital bold.
  • Nama penulis ditulis tanpa gelar, diikuti nama asal instansi atau afiliansi dengan huruf Arial ukuran 12 pt.
  • Penulis yang lebih dari 2 orang, cukup dituliskan dengan 1 orang penulis, diikuti kalimat “dan kawan-kawan”
  • Abstrak mendeskripsikan latar belakang, tujuan, metode, hasil, dan simpulan penelitian.
  • Abstrak ditulis dalam 2 bahasa (bahasa Inggris maksimal 150 kata, dan bahasa Indonesia maksimal 250 kata) dengan font: Arial, Italic, ukuran huruf 10, penulisan rata kiri-kanan (justify), ditulis dalam satu (1) paragraf, dan dengan spasi 1
  • Abstrak dalam bahasa Inggris dilanjutkan dengan penulisan key word sebanyak 3 sampai 5 frasa. Begitu pula abstrak dalam bahasa Indonesia dilanjutkan dengan penulisan kata kunci sebanyak 3 sampai 5 frasa. Penulisan key word dan kata kunci dipisah satu spasi dari abstrak di atasnya.
  • Penggunaan bahasa baku dengan kalimat-kalimat efektif
  • Gaya bahasa impersonal, dengan banyak menggunakan bentuk pasif, tanpa menggunakan kata ganti orang pertama atau kedua.
  • Subjudul tanpa penomoran ditulis dengan huruf kapital dan bold, sedangkan sub-sub judul tidak perlu dituliskan tetapi langsung dinarasikan pembahasannya dalam paragraf yang berbeda.
  • Struktur naskah terdiri dari Pendahuluan, Metodologi, Pembahasan, Kesimpulan dan Saran, serta Pustaka Acuan (5 s.d 10 kajian literatur).
  • Proporsi isi naskah terdiri atas Pendahuluan (20%), Metodologi (15%), Pembahasan (55%), serta kesimpulan dan saran (10%).
  • Pendahuluan terdiri atas latar belakang, perumusan masalah, tujuan, dan manfaat serta kajian teori dalam bentuk narasi.
  • Metode Penelitian terdiri atas waktu dan tempat, subjek penelitian, jenis penelitian, teknik dan alat pengumpulan data, serta teknis analisis data dalam bentuk narasi.
  • Hasil dan pembahasan mendeskripsikan hasil temuan dan interpretasinya dalam bentuk narasi.
  • Hasil dan pembahasan tidak menggunakan penomoran ke bawah atau noktah (bullet). Penulisan setiap kriteria rincian dipisahkan dengan titik koma, pada kriteria terakhir menggunakan kata “dan” , serta diakhiri dengan titik.
  • Penulisan Simpulan dan Saran tidak menggunakan penomoran ke bawah atau noktah (bullet).
  • Simpulan dan Saran ditulis dalam bentuk narasi.
  • Jumlah pustaka acuan sebanyak 5 sampai 10 kajian literatur, yang disusun secara alfabetis, spasi 1, jarak antar 1, font 10, dengan style Turabian. Contohnya sebagai berikut:

DeLorenzo, Yusuf Talal.1997. A Compedium of Legal Opinions on the Operation of
Islamic Banks. London: Institute of Islamic Banking and Insurance.

Poernomo, Hadi. Pajak, dikutip dari http://www.pnm.co.id/content.asp?id=247&mid
=77/accessed. 1 Februari 2008

  • Proposisi Pustaka Acuan minimal 80% sumber primer, dan 20% adalah terbitan mutakhir (10 tahun terakhir).
  • Kutipan ditulis berjarak satu tab atau 5 spasi dari tepi kiri dan kanan, diawali dan diakhiri dengan tanda kutip, ditulis font Arial 10 pt, spasi 1.
  • Penulisan sumber literatur Kutipan ditulis pada akhir kalimat dengan diberi tanda kurung, dan di dalam tanda kurung tersebit ditulis nama penulis dan tahun terbit.
  • Tanda baca seperti % (persen), : (titik dua), ; (titik koma), . (titik), ! (tanda seru), ? (tanda tanya), , (koma), dan – (tanda penghubung) dan tanda lainnya ditulis melekat pada kata sebelumnya, kemudian diberi satu spasi untuk melanjutkan ke kata berikutnya.
  • Untuk penulisan dengan menggunakan tanda kurung seperti ( () {}, dan tanda kutip seperti ‘ “, pengetikan kata yang diberi tanda kurung atau kutip melekat tanpa spasi.
  • Penulisan kata Tabel diletakkan di sebelah atas Tabel dengan rata kiri, spasi 1 font Arial ukuran huruf 11.
  • Penulisan kata Gambar, Grafik, atau Diagram diletakkan di sebelah bawah Gambar, Grafik, atau Diagram dengan rata kiri, spasi 1 font Arial ukuran huruf 11.
  • Keterangan Tabel, Gambar, Grafik, atau Diagram ditulis singkat. Apabila melebihi satu baris, kalimat pada baris selanjutnya mengikuti atau sejajar dengan awal kalimat judul Tabel, Gambar, Grafik, atau Diagram, dengan spasi 1 font Arial ukuran huruf 11.
Bagikan ..
  •  
  •  
  •  
  •  

Eyoni Maisa

Bagikan ..
  •  
  •  
  •  
  •  

Open chat