Dirgahayu Republik Indonesia

Biasanya kita merayakan hari kemerdekaan negara kita dengan serangkaian kegiatan berupa upacara bendera Peringatan HUT Republik Indonesia dan dilengkapi dengan berbagai lomba. Namun karena situasi pandemi Covid-19, segala kemeriahan itu tidak dapat dilaksanakan. Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi, HUT ke-75 Repubik Indonesia, yang berlangsung di Istana Merdeka pun tidak ramai diikuti oleh banyak peserta upacara seperti tahun-tahun sebelumnya dikarenakan protokol kesehatan untuk tetap menjaga jarak. Namun demikian, hal ini tidak mengurangi makna dari peringatan kemerdekaan.  Upacara yang berlangsung tertib dan khidmat ini pun dapat disaksikan secara streaming.

Pegawai di lingkungan LPMP DKI Jakarta baik ASN maupun PPNPN juga melaksanakan upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi secara virtual.  Sebagai bentuk penghormatan, pada pukul 10.17 s.d. 10.20, dengan menyaksikan siaran langsung dari Istana Merdeka, seluruh pegawai berdiri tegak saat pengibaran bendera merah putih dan pengumandangan lagu Indonesia Raya.

Usai upacara peringatan, Moch. Salim Somad, M.Pd. selaku Kepala LPMP DKI Jakarta menyampaikan arahan antara lain untuk tetap dapat meningkatkan rasa nasionalisme, cinta tanah air, serta semangat gotong royong dalam menghadapi berbagai tantangan, khususnya pada kondisi pandemi sekarang ini.  Kita semua berjuang mengatasi berbagai permasalahan di bidang ekonomi, sosial, kesehatan serta dunia pendidikan. Dampak dari pandemi Covid-19 dalam dunia pendidikan diantaranya dengan diberlakukannya sistem pembelajaran jarak jauh. Selain itu, untuk menjaga kesehatan dan keselamatan ASN dan PPNPN, salah satu protokol kesehatan yang diberlakukan adalah melalui pembatasan sosial dengan sistem bekerja dari rumah (secara online)  dan offline secara bergantian. Beliau juga berharap sistem online tidak boleh menghalangi pelaksanaan rincian tugas ASN dan PPNPN dalam mencapai output yang telah ditetapkan oleh masing-masing satker. Direncanakan mulai bulan September 2020 LPMP DKI Jakarta akan mencoba menerapkan jumlah pegawai yang melaksanakan wfh (work from home) dibandingkan wfo (work from office) hingga 50% dari jumlah pegawai dengan tetap mempertimbangkan data perkembangan Covid-19 di wilayah DKI Jakarta.

Di akhir pengarahan, Kepala menjelaskan perihal Permendikbud Nomor 26 Tahun 2020 tentang Organisasi dan Tata Kerja Unit Pelaksana Teknis di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan Permendikbud Nomor 28 Tahun 2019 tentang Penyetaraan Jabatan Administrasi ke Jabatan Fungsional, struktur organisasi di lingkungan Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan kini dilakukan oleh dua pejabat struktural yaitu kepala dan kasubbag tata usaha. Sementara itu, untuk menjamin terlaksananya pelaksanaan program dan kegiatan dibentuk koordinator yang bertugas mengkoordinasikan terlaksananya tugas fungsi di LPMP DKI Jakarta.

Kepala LPMP DKI Jakarta juga mengamanahkan agar seluruh ASN dapat menjalankan tusinya masing-masing dengan kompak dan semangat untuk mencapai tujuan dari lembaga yaitu menjaga kredibilitas sebagai zona integritas wilayah bebas dari korupsi. Dan semoga pandemi ini dapat membentuk kita menjadi pribadi yang tangguh dan siap untuk menjadi agen-agen perubahan ke arah kebaikan dan kemajuan bagi lembaga.

Semangat LPMP DKI Jakarta, berintegritas dan berkualitas!

Bagikan ..

Eyoni Maisa

Bagikan ..