Artikel

Belajar Tanpa Batas Saat Wabah Corona Melanda
Suprapto, Guru SDN Wijaya Kusuma 05 Pagi

Pada pertengahan Maret 2020 di tengah-tengah merebaknya wabah Corona, perhatian publik khususnya seluruh warga Jakarta tertuju kepada kebijakan sang Gubernur DKI Jakarta, Bapak Anies Baswedan. Beliau telah mengumumkan status tanggap darurat virus Corona selama 14 hari sejak Jumat 13 Maret 2020 lalu. Masa darurat ini bisa diperpanjang bila diperlukan. Kebijakan tersebut tertuang pada Surat Edaran Gubernur Provinsi DKI Jakarta No. 6 Tahun 2020 dengan tujuan kebijakan tersebut dilakukan secara serius untuk bersatu bersolidaritas serta menghimbau semua komponen masyarakat ikut ambil bagian menekan penularan COVID-19.

Dikeluarkan Surat Edaran Nomor 16/SE/2020 dari BKD Provinsi DKI Jakarta tertanggal 30 Maret 2020 tentang Perpanjangan Bekerja dari Rumah (Work From Home) bagi Pegawai di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan dipertegas lagi dengan Surat Edaran oleh Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta Nomor 34/SE/2020 tertanggal 30 Maret 2020 tentang Perpanjangan Masa Bekerja dari Rumah/Tempat Tinggal (Work From Home) pada Masa Darurat Covid-19 yang salah satu isinya menyatakan bahwa pelaksanaan tugas kedinasan dengan bekerja di rumah/tempat tinggal diperpanjang sampai dengan tanggal 19 April 2020. Hal tersebut tentunya berdampak dengan masa perpanjangan kegiatan home learning yang telah diprogramkan sekolah sejak 16 Maret 2020 yang lalu.

Semakin panjangnya masa kegiatan home learning tentunya menjadi tantangan tersendiri bagi guru dalam melakukan pembelajaran jarak jauh. Karena pembelajaran jarak jauh membutuhkan berbagai macam pertimbangan. Salah satunya adalah bagaimana menciptakan pembelajaran jarak jauh yang kreatif, inovatif dan inspiratif di tengah-tengah serba keterbatasan. Sehingga para siswa akan selalu termotivasi dan bersemangat dalam belajar. Oleh karena itu peran seorang guru sangat vital untuk menjamin keberhasilan pembelajaran jarak jauh. Guru juga harus mampu menghadirkan pembelajaran yang menghibur, menarik dan menyenangkan bagi para siswa dalam belajar. Karena secara psikis kondisi siswa ini tentunya berbeda dengan pembelajaran yang dilaksanakan secara normal.

Mengutip dari beberapa hasil rapat, pada hari Senin tanggal 30 Maret 2020 (pukul 10.00-11-30 WIB), melalui Zoom Cloud Meeting bersama Bapak Kabid Kurikulum Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, Dinas Pendidikan berpesan diantaranya bahwa supaya kegiatan Home Learning:

  1. dilakukan secara menyenangkan
  2. aktivitas yang dilakukan tidak membebani orang tua
  3. bahan yang digunakan  untuk   aktivitas  tidak  boleh membeli  di  luar, tetapi menggunakan bahan yang ada di rumah
  4. diupayakan aktivitas kontekstual
  5. jangan memberi tugas terlalu banyak

Pembelajaran home learning diupayakan memberikan pembelajaran kontekstual terhadap siswa sehingga siswa memiliki pengalaman belajar secara langsung yang disesuaikan dengan lingkungan sekitar. Hal tersebut dapat dilakukan, seperti memberikan pemahaman dan pencegahan tentang virus Covid-19 yang diintegrasikan dalam pembelajaran. Para siswa perlu mendapatkan edukasi yang baik dan benar oleh guru tentang belajar jarak jauh terkait wabah Corona yang melanda. Jika siswa tidak mendapatkan informasi yang benar dikhawatirkan akan memunculkan pemahaman yang salah sehingga akan menimbulkan rasa ketakutan yang berlebihan kepada siswa pada saat belajar di rumah. Selain siswa, guru perlu menyampaikan hal tersebut kepada orang tua siswa sehingga antara guru, siswa dan orang tua muncul satu pemahaman yang sama dalam menyikapi pembelajaran home learning. Selama pembelajaran home learning, guru harus bisa memastikan bahwa para orang tua terlibat untuk mendampingi putra putrinya selama kegiatan tersebut. Pendampingan orang tua kepada siswa selama home learning sangat diperlukan untuk memberikan rasa aman dan nyaman siswa selama belajar di rumah.

Pembelajaran jarak jauh tak lepas dari kemampuan masing-masing guru dalam menguasai IT, walaupun bentuk penugasan siswa dapat dilakukan juga secara manual. Penggunanan IT dalam upaya mendukung pembelajaran home learning sangat signifikan. Semakin lama anak melaksanakan pembelajaran home learning, maka anak akan semakin bosan mengikuti pembelajaran. Sedangkan proses pembelajaran harus tetap berjalan selama suasana belum kondusif dan para siswa harus terlayani pendidikannya dengan baik. Oleh karena itu, perlu adanya penguatan terhadap guru dalam menguasai IT sehingga bisa menciptakan pembelajaran yang menarik dan efektif.

Salah satu alternatif untuk melakukan pembelajaran jarak jauh di tengah wabah Corona adalah melakukan pembelajaran berbasis online yang menyenangkan. Dengan pembelajaran berbasis online jarak belajar tidak menjadi hambatan dan bahkan menjadi tanpa batas. Pembelajaranpun dapat dikemas menjadi lebih menarik sehingga merangsang siswa untuk mengikuti pembelajaran. Dengan pembelajaran berbasis online, materi pelajaran tersaji lebih kreatif. Selain itu, pengelolaan kelas akan mudah dilakukan oleh guru. Guru akan lebih mudah memantau kesiapan, pelaksanaan, evaluasi serta perkembangan siswa dalam proses pembelajaran. Guru dan siswa juga dapat berinteraksi secara virtual untuk mendiskusikan materi pembelajaran yang disampaikan. Guru juga lebih mudah memberikan pembelajaran kontekstual dan bermakna kepada siswa. Penayangan video pembelajaran pada pembelajaran berbasis online juga dapat dilakukan agar pembelajaran lebih bervariasi sehingga menumbuhkan motivasi siswa dalam belajar yang pada akhirnya memunculkan antusiasme dan rasa ingin tahu siswa.

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum melakukan pembelajaran home learning berbasis online, diantaranya adalah:

  1. Kompetensi guru dalam menguasai IT dan pengoperasian platform pembelajaran.

Dalam pembelajaran berbasis online menguasai IT saja tidak cukup. Seorang guru harus bisa mengoperasikan platform pembelajaran untuk pengelolaan kelas. Semakin banyak guru menguasai platform pembelajaran berbasis online, maka guru akan lebih mudah menyampaikan materi pembelajaran. Karena setiap platform pembelajaran mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing.

  1. Memastikan materi pembelajaran sudah siap

Dengan pembelajaran berbasis online, guru dapat memanfaatkan beragam media dan tools pembelajaran untuk menghadirkan pembelajaran yang menyenangkan dengan harapan siswa yang belajar di rumah menjadi tidak bosan dan tetap bisa belajar dengan baik. Oleh karena itu, guru harus menyiapkan materi pembelajaran sebelum pembelajaran berlangsung.

  1. Kesiapan sarana dan prasarana

Kesiapan sarana dan prasarana pada pembelajaran berbasis online juga menjadi masalah yang fundamental, seperti HP, Laptop atau PC maupun kuota yang dimiliki oleh siswa. Hal ini menjadi masalah ketika seorang guru tidak melakukan komunikasi dan pendekatan kepada orang tua siswa. Sebelum melakukan pembelajaran berbasis online, sebaiknya seorang guru melakukan interaksi dengan orang tua murid mengenai kesiapan pembelajaran nanti yang akan dilaksanakan.

  1. Keterlibatan orang tua untuk mendampingi siswa selama pembelajaran

Peranan orang tua siswa sangat diperlukan untuk memantau dan menjamin semua siswa terlibat dalam pembelajaran. Keterlibatan orang tua siswa juga akan terlihat ketika siswa diberikan tugas yang dilakukan secara kolaboratif antara siswa dan orang tua, seperti melakukan wawancara, memproduksi makanan dengan membantu orang tua memasak di dapur dan lain-lain.

Saya sebagai Guru Kelas V-B yang bertugas di SDN Wijaya Kusuma 05 melakukan pembelajaran berbasis online selama kegiatan pembelajaran home learning. Sebelum pelaksanaan pembelajaran, saya melakukan komunikasi dan berdiskusi dengan orang tua siswa secara intens untuk menyamakan persepsi visi dan misi dalam pembelajaran berbasis online. Selain itu, juga melakukan pendataan seluruh siswa untuk memastikan semua siswa terfasilitasi oleh HP android, tablet, laptop maupun PC. Dari hasil diskusi tersebut, orang tua sangat mendukung dan menyatakan siap melakukan pembelajaran jarak jauh dengan pembelajaran berbasis online. Hal ini penting dilakukan agar ada kesepakatan dan komitmen bersama untuk saling mendukung dan bertanggung jawab terhadap jalannya pembelajaran yang akan dilakukan.

Pada pembelajaran berbasis online berlangsung, saya melibatkan orang tua siswa di rumah.  Dengan keterlibatan orang tua, maka orang tua bisa langsung melihat aktivitas anak dalam proses pembelajaran.  Orang tua dan siswa itu sendiri biasanya bertanya langsung kepada guru secara online jika terdapat masalah atau terkendala dalam materi pelajaran yang tidak dipahami.

Dalam pembelajaran Home Learning saya menggunakan platform pembelajaran dengan menggunakan beragam aplikasi, antara lain OBS Studio, Google Classroom, Zoom Cloud Meeting. Sedangkan untuk soal latihan saya menggunakan aplikasi Google Form dan quizziz. Media pengumpulan tugas-tugas manual dalam bentuk foto dan video dikumpulkan melalui WA atau Google Form.

Cara pembelajaran berbasis online yang biasa saya lakukan selama pelaksanaan pembelajaran jarak jauh, antara lain:

  1. Langkah pertama, satu jam sebelum pembelajaran saya memberikan info di WA Group kepada orang tua untuk mengingatkan putra putrinya bahwa pembelajaran akan dimulai satu jam kedepan dan diharapkan segera bergabung ke Google Classroom dan OBS Studio dengan alamat yang saya berikan di grup
  2. Memastikan materi pembelajaran sudah siap dan menyiapkan aplikasi OBS Studio untuk  pembelajaran live streaming serta aplikasi Google Classroom untuk pengelolaan kelas.
  3. Selanjutnya lima belas menit sebelum mulai, saya mengingatkan kembali kepada para siswa melalui WA group untuk segera bergabung di Google Classroom dan OBS Studio melalui HP siswa masing-masing serta meminta orang tua selalu mendampingi putra-putrinya selama pembelajaran berlangsung.
  4. Setelah memastikan para siswa tergabung dalam aplikasi OBS Studio dan Google Classroom, pembelajaranpun dimulai dengan Live Streaming pada aplikasi OBS Studio dengan pengelolaan kelas melalui Google Classroom.
  5. Kegiatan awal pembelajaran dimulai dengan meminta para siswa mengisi absen online dari Google Form bagi yang SAKIT dan yang telah siap bergabung untuk komen HADIR di Google Classroom untuk memastikan para siswa hadir dan siap mengikuti pembelajaran serta menanyakan kabar siswa sebelum memulai pembelajaran. Selain itu, guru juga menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan dilaksanakan secara live streaming kepada siswa.
  6. Berikutnya kegiatan pembelajaran biasanya diisi dengan mengamati video pembelajaran dari youtube yang berkaitan dengan materi pembelajaran yang akan dilaksanakan dengan alamat link yang ditautkan ke Google Classroom. Melaui OBS studio, saya melakukan komunikasi dengan siswa. Menanyakan isi video pembelajaran dan menjelaskan materi pembelajaran. Siswa biasanya memberikan tanggapan dan komen dari materi yang disampaikan melalui Google Classroom. Selain itu, Google Classroom juga sebagai sarana siswa dan guru untuk berdiskusi. Selama pembelajaran orang tua juga dilibatkan dan melakukan pendampingan selama pembelajaran berlangsung. Misalnya untuk berdiskusi dengan putra-putrinya, atau pembuatan tugas video wawancara siswa dengan orang tua dan lain-lain.
  7. Untuk pemberian tugas soal latihan online, saya menggunakan soal dari Google Form dan quizizz yang alamat linknya ditautkan di Google Classroom. Bentuk hasil tugas siswa yang lain berupa gambar, foto atau video dikumpulkan melalui WA atau Google Form.
  8. Terakhir adalah melakukan refleksi dan tindak lanjut dari pembelajaran yang telah dilaksanakan. Hal tersebut untuk memastikan semua siswa memahami materi yang telah disampaikan dan memberikan penguatan untuk kegiatan pertemuan berikutnya.

Untuk mengetahui respon siswa, saya mengecek dari hasil tugas siswa via Google Form dan menggunakan aplikasi Zoom Cloud Meeting. Dengan aplikasi Zoom Cloud Meeting siswa dan guru bisa berinteraksi dengan dua arah. Menanyakan materi yang telah dibahas atau menanyakan respon pembelajaran yang telah dilaksanakan. Para siswa juga bisa bertanya secara live kepada teman yang lain atau kepada guru apabila ada materi yang belum dipahami dan menemukan masalah dalam belajar.

Pendokumentasian kegiatan home learning, saya membuat video dari kumpulan foto-foto dokumentasi dan aktifitas pembelajaran siswa perminggu kemudian saya unggah ke youtube. Dokumentasi aktifitas pembelajaran home learning dapat diakses melalui alamat youtube https://www.youtube.com/watch?v=gNK6jLSTmQI dan https://www.youtube.com/watch?v=Vk5zJWUfc9g.

Berikut adalah beberapa platform dan langkah-langkah pembelajaran berbasis online yang saya aplikasikan selama kegiatan home learning berlangsung, antara lain:

1.  OBS Studio

  • Pastikan kita telah mengistal aplikasi OBS Studio. Selanjutnya buka Software OBS yang sudah terinstall tersebut
  • Setelah itu menuju file atau menu setting OBS-nya
  • Nantinya akan muncul opsi jenis live streaming, klik opsi streaming services.
  • Kemudian, pada bagian services kita ganti ke twitch .
  • Setelah mendapatkan stream key, berikutnya adalah klik hubungkan. Stream key inilah yang kita bagi ke siswa nantinya agar seluruh siswa tergabung dan dapat mengikuti pembelajaran secara live streaming. Stream key tidak berubah dan tetap sama digunakan pada sesi-sesi berikutnya.
  • Untuk menampilkan gambar di live streaming, kita klik tambahkan scenes baru.
  • Pada bagian source kita klik display capture, kemudian pilih OK. Selanjutnya kita klik tambah video capture devise agar seluruh siswa dapat melihat gambar kita saat pembelajaran, kemudian pilih OK.
  • Setelah itu klik start streaming.
  • Hal tersebut cukup dilakukan sekali saja, untuk selanjutnya kita cukup buka aplikasi OBS dan tekan start streaming kemudian siswa bisa join dengan strart key yang telah diberikan

2.  Zoom Cloud Meeting

  • Instal aplikasi Zoom Cloud Meeting, kemudian masuk ke aplikasinya langsung.
  • Jika kita sebagai guru, kita bisa sign in terlebih dahulu.
  • Setelah itu, masukkan e-mail kita, atau bisa juga menggunakan akun Google.
  • Berikutnya masuk akun Google, lalu pilih email yang akan kita pakai.
  • Kemudian, tekan tombol Launch Zoom.
  • Nanti tampilan awalnya akan muncul seperti ini

  • Jika kita ingin segera membuat kelas online dan siaran langsung, tekan tombol New Meeting
  • Langkah terakhir, klik Start a Meeting. Sebelum itu, bagikan dahulu ID yang ada di atas tombol tersebut, agar para siswa bisa join di kelas kita.

 

3.  Google Classroom

  • Pertama masuk ke aplikasi kemudian klik “Get Started”
  • Masukkan e-mail gmail yang akan kita gunakan sehingga secara otomatis akan masuk ke dalam aplikasinya. Selanjutnya kita akan melihat gambar seperti berikut ini:

  • Untuk membuat kelas digital Klik ikon “+” di sudut kanan atas. Pilih opsi “Create Class”
  • Setelah proses pembuatan akun kelas online selesai, selanjutnya kita bisa mengundang siswa untuk bergabung ke kelas online dengan memberikan kode kelas atau memasukkan e-mail siswa kita.

Pada pembelajaran home learning yang saya lakukan, bentuk penugasan siswa tidak hanya mengacu pada hasil nilai siswa dalam mengerjakan soal-soal latihan saja tapi juga mengarah pada pembelajaran kontekstual dan bermakna serta mengikutsertakan peran orang tua untuk berkolaborasi dengan putra putrinya dalam mengerjakan tugas-tugas yang diberikan.

(1)   (2)   (3)

Keterangan:

  1. Siswa membuat alat filter air sederhana dari bahan daur ulang.
  2. Kolaborasi antara siswa dan orang tua pada kegiatan produksi dengan kegiatan membantu orang tua memasak dan menyajikan makanan.
  3. Kegiatan pemanfaatan air dalam kehidupan sehari-hari dengan memberikan tugas cara cuci tangan dengan benar untuk mencegah virus Corona.

Secara umum respon dan antusiasme siswa sejauh ini sangat bagus karena hampir seluruh siswa mengikuti pembelajaran setiap hari kecuali bagi yang sakit. Orang tua juga sangat mendukung kegiatan ini, karena putra putrinya tetap bisa belajar dan bisa saling berinteraksi dengan teman serta guru secara live meskipun dengan jarak jauh.

Demikianlah uraian belajar tanpa batas saat wabah Corona melanda. Masih banyak jalan menuju Roma untuk menyajikan pembelajaran yang menarik dan kreatif bagi siswa. Semoga bisa bermanfaat bagi kita semua.

 

Suprapto mengajar di SDN Wijaya Kusuma 05 Jakarta Barat. Kritik, saran dan kesan dapat disampaikan melaluli e-mail: suprapto.sdnwk05@gmail.com atau di facebook Suprapto Ripto. Kunjungi juga ke Chanel yotube-nya di https://www.youtube.com/channel/UC2IPXVg3CRpjy3R1qA0swzg?view_as=subscriber

Bagikan ..

Eyoni Maisa

Bagikan ..