Antusias Semua Pihak Menyukseskan Pelaksanan Asesmen Nasional Tahun 2021

Asesmen Nasional adalah program penilaian terhadap mutu setiap sekolah, madrasah, dan program kesetaraan pada jenjang pendidikan dasar dan menengah. Mutu satuan pendidikan dinilai berdasarkan hasil belajar murid yang mendasar (literasi, numerasi, dan karakter), kualitas proses belajar-mengajar, dan iklim satuan pendidikan yang mendukung pembelajaran. Informasi-informasi tersebut diperoleh dari tiga instrumen utama, yaitu Asesmen Kompetensi Minimum (AKM), Survei Karakter, dan Survei Lingkungan Belajar.

Instrumen Asesmen Nasional yaitu: 1) Asesmen Kompetensi Minimum (AKM), mengukur hasil belajar kognitif peserta didik dalam literasi membaca dan numerasi; 2) Survei Karakter, mengukur mengukur hasil belajar nonkognitif peserta didik berupa sikap, kebiasaan, nilai-nilai (values) pada enam aspek Profil Pelajar Pancasila, yaitu beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia; bernalar kritis; mandiri; kreatif; bergotong royong; dan berkebinekaan global; 3) Survei Lingkungan Belajar, mengukur kualitas lingkungan belajar pada satuan pendidikan yang berupa iklim keamanan, iklim inklusivitas dan kebhinekaan, serta kualitas pembelajaran pada satuan pendidikan.

Dalam rangka mengawal proses pelaksanaan Asesmen Nasional Tahun 2021, LPMP Provinsi DKI Jakarta sebagai Unit Pelaksana Teknis Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek) melaksanakan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Pelaksanaan Asesmen Nasional (AN) yang dilaksanakan di 50 lokasi, baik di Posko AN Tingkat Provinsi dan Wilayah, maupun di satuan pendidikan pelaksana AN jenjang SMA.

Pelaksanaan AN jenjang SMA di wilayah DKI Jakarta terbagi ke dalam 2 gelombang. Gelombang pertama pada tanggal 27 s.d 28 September 2021 untuk wilayah Jakarta Pusat, Jakarta Utara, dan Jakarta Barat. Sedangkan gelombang kedua pada tanggal 29 s.d 30 September 2021 untuk wilayah Jakarta Timur, Jakarta Selatan, dan Kepulauan Seribu. Pelaksanaan AN pada satuan pendidikan dilaksanakan secara Mandiri/Menumpang dengan moda Online/Semi Online.

Peserta AN Tahun 2021 terdiri atas: seluruh kepala satuan pendidikan, seluruh guru/pendidik, dan peserta didik. Kepala satuan pendidikan dan semua pendidik yang terdaftar di Dapodik/EMIS serta mengajar di satuan pendidikan menjadi peserta dalam Survey Lingkungan Belajar. Pelaksanaan survei lingkungan belajar pada kepala sekolah dan guru dilakukan mandiri tanpa pengawasan, baik saat jam pelaksanaan AN atau di luar jam pelaksanaan yang disesuai dengan kurun waktu pelaksanaan AN. Peserta didik dari satuan pendidikan secara acak mewakili satuan pendidikan dengan metode yang ditetapkan oleh kementerian. Peserta AN untuk jenjang SMA/MA/SMALB sederajat adalah siswa kelas 11 dengan maksimal jumlah siswa 45 orang dan sebagai cadangan 5 orang. AN juga diikuti oleh siswa berkebutuhan khusus di sekolah inklusi yang mampu mengerjakan asesmen secara mandiri.

Kesuksesan pelaksanaan AN sebagai program pemerintah yang baru dilaksanakan pada tahun ini, membutuhkan sinergi dan antusias semua pihak. Pemerintah dalam hal ini, Kemdikbudristek, Kementerian Agama, Dinas Pendidikan, LPMP, Pemda serta semua stakeholder lainnya berkoordinasi dalam menetapkan peraturan, kebijakan, penyusunan instrument, dan sistem aplikasi AN.

Pihak satuan pendidikan sebagai pelaksana kegiatan menyiapkan sarana prasarana, tim teknis (proktor dan teknisi), dan panitia kegiatan. Sarana prasarana yang disiapkan satuan pendidikan terutama yang menunjang pelaksanaan protokol kesehatan misalnya: penyediaan wastafel, handsanitizer, dan tempat pelaksanaan kegiatan yang menerapkan adanya sosial distancing (jaga jarak) antara peserta. Pihak satuan pendidikan menggandeng para orang tua dalam memberikan pengertian tentang AN sehingga para orang tua menyiapkan anak dengan baik jika terpilih sebagai peserta. Untuk para siswa, satuan pendidikan memberikan motivasi dan latihan soal yang cukup dalam menghadapi AN.

Selanjutnya pada pelaksanaan Monev AN kali ini, secara umum terlaksana dengan baik, lancar, dan tertib. Selain itu pelaksanaannya tetap disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan. Terlaksananya dengan baik AN kali ini tak lepas dari sinergi dan antusias semua pihak dalam mempersiapkan serta melaksanakan program ini. Pemerintah berupaya maksimal dalam penyelenggaraannya dan pihak satuan pendidikan melaksanakan dengan baik tugasnya. Pihak orang tua, dan para siswa menyambut dengan antusias pelaksanaan kegiatan ini serta mematuhi semua peraturan yang ada pada saat pelaksanaan kegiatan. Pada beberapa satuan pendidikan antusias orang tua dalam pelaksanaan AN diwujudkan dengan memotivasi anaknya dalam mengikuti AN dan melalui komite sekolah para orang tua berdonasi suka rela untuk menyiapkan konsumsi bagi siswa yang mengikuti AN maupun semua pihak disatuan pendidikan yang terlibat di dalamnya (tim teknis dan panitia kegiatan). Berbagai jenis snack,nasi kotak, prasmanan makan siang, dan minuman, merupakan beberapa jenis donasi sukarela yang berasal dari orang tua untuk kegiatan ini. Begitu pula para siswa yang terpilih sebagai peserta AN  terlihat antusias dengan pengalaman barunya dalam mengikuti kegiatan ini.

Mari bersinergi dan antusias dalam menyukseskan pelaksanaan AN Tahun 2021 dan jangan abaikan protokol kesehatan ya!  (Nurfa).

 

Bagikan ..

Noor Fatimah

Bagikan ..

Open chat