CEKIDOT

Anti Kesuma -

Meminjam bahasa populer netizen, cekidot yang maksudnya check it out, kali ini penulis ingin sharing tips untuk Anda yang sedang kena demam menulis. Berapa derajat demamnya? Kalau tertarik membaca tips ini, bisa jadi demam Anda cukup tinggi. Karena kalau tidak tinggi, mungkin Anda akan lebih tertarik membaca berita klunting di gawai Anda.

Banyak orang masih terseret dengan anggapan bahwa bisa menulis itu urusan hobi, bakat atau minat. Itu hoax! Hoax populer nomor dua setelah hoax tentang kalau Anda kebelet, suruh pegang batu. Emang ngaruh?! Begitu juga tentang menulis, perkara ini hanyalah soal kemauan dan keterampilan. Indikator keberhasilannya adalah kuantitas jam terbang dalam menghasilkan naskah-naskah tulisan. Jadi bersabarlah untuk membuat tulisan yang menarik, karena Anda perlu digosok oleh pengalaman menulis yang berulang-ulang.

Menulis itu yang sulit adalah niat memulainya. Tapi menulisnya itu sendiri sangatlah mudah, semudah Anda memesan gofood ketika lapar melanda tapi makanan tidak tersedia. Anda hanya perlu topik dan tujuan saat Anda menulis. Percaya, segala aktivitas yang tidak jelas tujuannya itu sulit dilakukan. Sulit dikomunikasikan. Sulit dijelaskan. Sulit dipertanggungjawabkan. Begitu juga dalam menulis, Anda harus tahu dulu untuk apa Anda menulis. Dari situlah segala petunjuk akan muncul memandu Anda.

Berikut ini ada tujuh tips yang ingin penulis bagi. Tujuh jurus menulis bagi pemula.

1. Judul cetar

Buatlah judul seunik mungkin. Godalah orang lain untuk membaca tulisan Anda. Ingat, tema boleh saja sama dengan tulisan yang sudah pernah ada, pastikan Anda akan menuliskannya dengan berbeda, dimulai dari judul yang mengusik seseorang untuk membaca tulisan Anda.

2. Paragraf jangan gemuk

Cukuplah, tubuh ini saja yang gemuk, jangan pula rangkaian paragraf dalam tulisan kita juga gemuk. Untuk menghindari paragraf yang obesitas adalah dengan meletakkan satu poin uraian saja dalam setiap paragraf yang kita bangun.

3. Jangan banyak typo

Typo, atau istilah populer untuk salah ketik. Kesalahan ketik dapat menimbulkan makna yang aneh ataupun lucu, selain itu typo juga membuat penulis terkesan kurang profesional. Ingat, meskipun pemula Anda tetap mesti berupaya tidak bersikap amatiran.

4. Jangan berusaha memanjangkan tulisan

Membuat tulisan panjang itu bukan karena kalimatnya banyak saja, tapi harus padat pesan tulisannya dan kaya pilihan kosa katanya. Jangan membuat tulisan panjang karena Anda muter-muter atau melebar-lebarkan kalimat menjadi tidak efektif.

5. Self editing dan penggunaan KBBI

Keterampilan self editing merupakan kompetensi wajib bagi seorang penulis, meski di jagad penulisan sudah ada Mas dan Mbak Editor. Kapan self editing ini dilakukan? Efektifnya adalah beberapa saat setelah tulisan Anda selesai. Jangan lupa, rajin-rajin membuka KBBI untuk memastikan kembali kata-kata yang masih ragu penulisannya saat anda menggunakannya.

6. Penulis, sepemula atau sesenior apapun harus mau banyak membaca

Syarat lancar menulis adalah banyak membaca untuk mendapatkan banyak wawasan dan menabung kosa kata. Utamanya membaca buku-buku yang berkaitan erat dengan substansi yang akan Anda tuliskan.

7. Giat menulis di beragam media

Terbukanya beragam jalur media sosial dapat digunakan sebagai ruang Anda berlatih menulis secara konsisten. Gratis, hanya butuh niat utuh. Contohnya menulis di Laman LPMP DKI Jakarta ini. Anda akan mendapat dua keuntungan menulis di sini, menyenangkan admin web dan mendapat ruang praktek menulis gratis. Alhamdulillah.

Buku seri ‘Satu Saku’ berjudul ‘Jurasik’ ini adalah buku ketiga penulis yang sedang masuk dapur penerbitan, dimana dalam buku tersebut diurai lebih detail tentang jurus menulis bagi pemula. Seluruhnya ada 17 tips, namun 7 diantaranya sudah Anda nikmati baru saja. See, bahagianya bisa berbagi.

Semoga demam Anda terus meninggi, sampai Anda tergoda untuk menulis dimana-mana. Anda bisa mulai dari Laman LPMP DKI Jakarta ini. Selamat, semoga Anda segera menjadi bagian dari orang-orang yang gemar berbagi lewat tulisan.

    Selamat datang di LPMP DKI Jakarta  ----- LPMP DKI Jakarta berkomitmen dalam Pembangunan ZI-WBK